Alat Pemadam Api Ringan ( APAR ) dalam Upaya Penanggulangan Pertama pada awal kebakaran.
Seiring dengan pesatnya laju pertumbuhan penduduk maka kepadatan rumah tempat tinggal juga semakin meningkat, yang juga berdampak pada meningkatnya resiko kemungkinan terjadinya musibah kebakaran.Di zaman dahulu saat kehidupan masih sederhana dan penduduk serta rumah pemukiman tidak sepadat sekarang ini, resiko kemungkinan terjadi musibah atau bencana kebakaran juga rendah dan itu bersesuaian dengan pengetahuan dan ketersediaan alat untuk pencegahan maupun penanggulangan terjadinya musibah kebakaran. Alat pemadam api hanya seadanya dan sangat sederhana, medianya hanya air dan alatnya mungkin seperti ember dan wadah lainnya yang bisa menampung air untuk memadamkan kebakaran. Di era globalisasi serba modern seperti saat ini, alat pemadam api makin berkembang mengikuti kemajuan zaman yang memang sudah seharusnya agar dapat mengatasi atau menanggulangi kebakaran yang semakin meningkat. Dengan adanya kemajuan teknologi, maka di cari dan ditemukannya terobosan baru. Pemadaman kebakaran dilakukan dengan alat yang spesifik, mulai dari alat pemadam api ringan ( APAR ) sampai alat berat seperti mobil Pemadam Kebakaran (DAMKAR) yang dilengkapi dengan tangga, Tabung Pemadam Api berkapasitas besar (trolley unit), Tabung portable unit, dan bahkan alat pemadam yang dilengkapi dengan Smoke Detector, Heat Detector serta Alarm. Atas dasar pentingnya pengetahuan tentang pengendalian dan penanggulangan kebakaran maka saya coba berbagi sedikit informasi mengenai alat pemadam api ringan atau biasa di sebut dengan APAR (Fire Extinguisher).
APAR atau alat pemadam api ringan yaitu peralatan portabel yang dapat dibawa dan dioperasikan dengan tangan, terbagi kepada beberapa ukuran dan berat isinya, APAR ini berisi bahan pemadam bertekanan biasanya berisi gas nitrogen yang dapat disemprotkan dengan tujuan memadamkan api. Alat ini sering berada di berbagai kantor, laboratorium dan pusat perbelanjaan atau pertokoan dan alat ini wajib keberadaannya dalam upaya penanggulangan pertama pada kebakaran yang disebabkan konrsleting listrik, bocor tabung gas dan sebab-sebab lain. Alat ini berbentuk tabung berwarna merah dengan selang di atasnya
APAR (Alat Pemadam Api Ringan) terdiri dari beberapa jenis disesuaikan dengan kelas bahan terbakar atau dilihat dari jenis bahan yang terbakar, antara lain :
1. Jenis Air (Water). APAR jenis air terdapat dalam bentuk stored pressure type (tersimpan bertekanan) dan gas cartridge type (tabung gas). Sangat baik digunakan untuk pemadaman kelas A ( umumnya pada pembakaran terkontrol misalnya tungku atau api unggun dengan bahan yang terbakar adalah kayu )
2. Jenis Busa (Foam). Jenis busa adalah bahan pemadam api yang efektif untuk kebakaran minyak. Biasanya digunakan dari bahan tepung aluminium sulfat dan natrium bicarbonat yang keduanya dilarutkan dalam air. Hasilnya adalah busa yang volumenya mencapai 10 kali lipat. Pemadaman api oleh busa merupakan sistem isolasi, yaitu untuk mencegah oksigen untuk tidak ikut dalam reaksi atau menghambat reaksi berantai kimia api. Digunakan untuk pemadaman kelas B yaitu pemadaman pada bahan bakar cair atau minyak, contohnya pemadaman pada solar atau bensin yang terbakar.
3. Jenis Tepung Kimia Kering (Dry Chemical Powder). Jenis ini merupakan jenis bahan pemadam serba guna efektif untuk kebakaran kelas B dan C ( kebakaran pada listrik dan Gas ) dan juga bisa kelas A. Tepung serbuk kimia kering berisi dua macam bahan kimia, yaitu Sodium Bicarboanat & Natrium Bicarbonat, Gas CO2 atau nitrogen sebagai pendorong. Khusus untuk pemadaman kelas D (logam) seperti Magnesium, Titanium, Zarcanium, dan lain-lain digunakan metal-dry powder yaitu campuran Sodium, Potasium, dan Barium Chloride.
4. Jenis Halon. APAR jenis ini efektif untuk menanggulangi kebakaran jenis cairan yang mudah terbakar dan peralatan listrik bertegangan (kebakaran kelas B dan C). Bahan pemadaman api gas Halon biasanya terdiri dari unsur-unsur kimia seperti chlorine, flourine, bromide dan iodine.
5. Jenis CO2. Bahan pemadam jenis CO2 efektif untuk memadamkan kebakaran kelas B (minyak) dan C (listrik). Berfungsi untuk mengurangi kadar oksigen dan efektif untuk memadamkan kebakaran yang terjadi di dalam ruangan (indoor). Pemadaman dengan gas karbon ini dengan maksud mengurangi kadar oksigen pada proses berantai kimia api.
CARA MENGGUNAKAN TABUNG PEMADAM API
Walaupun berbeda bentuk dan ukuran, namun berbagai merk Alat Pemadam Api Ringan umumnya memiliki cara kerja yang hampir sama :
Walaupun berbeda bentuk dan ukuran, namun berbagai merk Alat Pemadam Api Ringan umumnya memiliki cara kerja yang hampir sama :
Di dalam bahasa inggris terdapat singkatan untuk memudahkan kita mengingat cara menggunakan alat pemadam api ringan, yaitu :
P.A.S.S
1. Pull atau Tarik Pin hingga segel putus atau terlepas.
2. Pin berada diatas Tabung A.P.A.R (Alat Pemadam Api), Pin juga berfungsi sebagai pengaman, handle atau pegangan dari penekanan Alat Pemadam Api yang tidak disengaja.
3. Arahkan nozzle/Aim atau ujung hose Alat Pemadam Api yang kita pegang ke arah pusat api.
4. Squeeze atau Tekan handle atau Pegangan Untuk mengeluarkan/menyemprotkan isi tabung. Pada beberapa merk handle penyemprot terletak Dibagian ujung hose.
5. Sapukan nozzle/Sweep yang kita pegang ke arah Kiri dan Kanan api, agar media yang disemprotkan merata mengenai api yang sedang terbakar
Perlu diingat setiap jenis alat pemadam api ringan memiliki kemampuan jangkauan yang berbeda, disamping itu perhatikan arah angin sebelum kita mulai menyemprotkan isi tabung pemadam api ringan. Jangan sampai posisi kita berdiri berlawanan dengan arah angin, karena akan mebahayakan diri kita sendiri. Sebaiknya kita berdiri diposisi membelakangi arah angin selain untuk menghindari tiupan hawa panas juga menghindarkan kita dari media yg kita semprotkan kembali kearah kita.
Demikian sedikit informasi dan ulasan dari saya, semoga yang sedikit ini bermanfaat banyak buat kita semua.
Waspadalah terhadap segala kemungkinan yang dapat menyebabkan Kebakaran !!!.
Lebih Baik Mencegah daripada Menanggulangi atau memadamkan.
Demikian sedikit informasi dan ulasan dari saya, semoga yang sedikit ini bermanfaat banyak buat kita semua.
Waspadalah terhadap segala kemungkinan yang dapat menyebabkan Kebakaran !!!.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar