Senin, 06 Maret 2017

Pencegahan Kebakaran dan Usaha Penanggulangan Awal.

Pencegahan dan penanggulangan kebakaran, serta penyelamatan diri.
Banyak korban jiwa dan harta benda yang menjadi korban si jago merah. Sejauh-manakah kita telah siap untuk mencegah dan menanggulangi kebakaran di rumah? Apabila rumah anda sudah diansuransikan, bukan berarti anda bisa bersikap masa bodoh terhadap bencana ini. Banyak dokumen yang mungkin anda harus buat lagi, dan yang paling penting adalah kepedulian anda terhadap tetangga sekitarnya. Rumah-rumah di kampung atau bahkan di real-estate saling berhimpitan, hanya dibatasi oleh satu dinding. Bencana kebakaran di rumah anda, berarti ancaman juga bagi tetangga kanan-kiri. Di bawah ini ada beberapa saran sederhana untuk hal-hal yang berhubungan dengan kebakaran di rumah.
1. Sudahkah kompor dimatikan? Kompor minyak tanah dan gas harus di rawat dengan baik dan di periksa secara rutin, sehingga api bisa menyala dengan baik dan mengantisipasi kemungkinan yang dapt mengakibatkan musibah kebakaran. Untuk kompor minyak tanah, pastikan sumbu kompor masih panjang. Untuk kompor gas pastikan tidak ada kebocoran di selang atau sistem yang lain. Kalau perlu dipasang gas detector.
2. Lampu penerangan dengan bahan bakar minyak sebaiknya dimatikan sebelum tidur
3. Apabila menggunakan nyamuk bakar, pastikan ditaruh di tempat yang aman. Jauh dari benda-benda yang mudah terbakar.
4. Pastikan bahwa instalasi listrik di rumah anda aman.Ketahuilah berapa besar daya yang bisa dipakai di rumah, dengan melihat circuit breaker di meteran rumah. Apabila tertulis 4A, secara sederhana berarti daya yang bisa dipakai adalah sebesar 4 x 220 = 2200 Watt. Dan perhatikan pula pembagian beban dan jenis dan ukuran kabel yang dipakai.
5. Pembebanan yang berlebihan pada satu stop kontak akan menyebabkan kabel panas dan akan bisa memicu kebakaran. Ini biasanya dilakukan dengan penumpukan beberapa stop kontak atau T pada satu titik sumber listrik.
6. Pastikan stop kontak dan steker (kontak tusuk) dalam keadaan baik. Sehingga waktu steker (colokan listrik) dimasukkan dalam stop kontak, terjadi sambungan yang stabil (tidak bergerak-gerak, oglak-aglik). Karena ini akan menimbulkan percikan api dan panas yang dapat memicu kebakaran.
7. Pergunakan pemutus arus listrik (sekering) yang sesuai, jangan dibesarkan.
8. Apabila ada kabel listrik yang terkelupas atau terbuka, harus segera diperbaiki. Karena bisa menyebabkan hubungan pendek.
9. Jangan sekali-kali mencantol listrik, karena anda tidak memiliki sistem pengaman yang sesuai. Dan PLN biasanya sudah memperhitungkan distribusi beban listrik, apabila ada beban berlebihan akan mengganggu jaringan listrik yang ada. Pasang detektor asap di langit-langit rumah, di luar kamar tidur dan disetiap lantai untuk rumah betingkat atau Ruko. Alat ini perlu di test setiap bulan untuk memastikan selalu dalam kondisi baik. Sebaiknya sediakan alat pemadam kebakaran APAR di rumah anda. Apabila anda bisa membelinya, siapkanlah selimut pemadam (fire blanket) untuk di dapur dan kamar tidur. Apabila anda tidak mau membeli peralatan di atas, persiapkanlah pemadam kebakaran dari ledeng rumah. Siapkan selang yang cukup panjang, dan quick connection. Pasang beberapa quick connection di keran rumah anda, terutama apabila rumah anda cukup luas. Sehingga ada beberapa titik untuk bisa memasang selang anda dengan cepat. Juga sebagai pengganti fire blanket, sediakan karung goni (karung beras yang terbuat dari serat manila hennep). Basahi karung goni sebelum dipakai untuk memadamkan api.
yang terpenting pula, tetaplah bersikap tenang atau jangan panik sehingga dapat bertindak tepat setelah memanggil petugas pemadam kebakaran karena petugas pemadam kebakaran butuh waktu minimal 20 menit untuk tiba di tempat kebakaran dan kemungkinan api telah berkobar lebih besar.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar